S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping Hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor penyebab penyakit hepatitis ini antara lain adalah infeksi virus, gangguan metabolisme, konsumsi alkohol, penyakit autoimun, hasil komplikasi dari penyakit lain, efek samping dari konsumsi yang berbahan kimia, maupun kehadiran parasit dan bakteri dalam hati. Dari sekian banyak faktor, virus menduduki peringkat pertama sebagai penyebab paling banyak penyakit hepatitis.

Hepatitis. Tentunya Anda pernah mendengar nama penyakit tersebut, bukan? Tapi tahukah Anda, apa sebenarnya penyakit Hepatitis tersebut? Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati manusia. Di sini hati atau liver mengalami peradangan sehingga membuat fungsi hati, yang sebagai tempat penyaring racun-racun dalam darah, menjadi terganggu. Dengan terganggunya fungsi hati tersebut, maka terganggu pula fungsi organ yang lain, sehingga membuat kesehatan seseorang akan hancur secara keseluruhan. Akibat lainnya adalah hati menolak darah yang mengalir sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan pecahnya pembuluh darah.

S lutena Suplemen Herbal alami untuk Hepatits, S lutena / super Lutein nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga membantu mencegah dan Terapi Hepatitis

SUPLEMEN  S LUTENA UNTUK PENYAKIT HEPATITIS TANPA EFEK SAMPING.

S Lutena adalah Suplemen Penyakit Hepatitis Tanpa Efek Samping. Super Lutein merupakan nutrisi herbal yang sangat bagus untuk membantu penyembuhan Penyakit Hepatitis . Sebagai nutrisi makanan, Super Lutein ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh, memperbaiki metabolisme tubuh secara total dan membantu penyembuhan berbagai penyakit.

Penjelasan Penyakit Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit yang menyebabkan peradangan hati, kerusakan hati dan gangguan fungsi hati hingga kanker hati. Diketahui hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang cukup berbahaya. Hepatitis yang lebih dikenal masyarakat sebagai penyakit kuning.

Hepatitis A

Virus hepatitis A biasanya terdapat pada kotoran si penderita, dan virus ini dapat hidup pada air atau es batu. Virus ini menyebar karena seseorang meminum air yang tercemar VHA atau mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak dengan benar sehingga virus tetap hidup pada makanan atau bisa juga karena orang yang mempersiapkan makanan tidak mencuci tangan dengan benar terlebih dahulu, padahal mungkin saja pada tangannya terdapat virus hepatitis A. Tidak mencuci tangan sehabis menggunakan toilet juga menyebabkan virus ada pada kotoran manusia ini akhirnya berpindah.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit hepatitis ini adalah :

1. Timbul rasa tidak enak badan
2. Tubuh mudah merasa letih, lesu dan mudah capek
3. Penurunan nafsu makan
4. Penurunan sistem kekebalan tubuh dan daya tahan tubuh yang tidak menentu
5. Perut sering terasa mual ingin muntah
6. Mengalami demam
7. Terjadi perubahan pada warna kulit dan mata menjadi kuning
8. Perubahan warna urine menjadi kuning tua atau kecokelatan

Cara Penularan Hepatitis B

Hepatitis B dapat menular melalui darah dan cairan tubuh, misalnya sperma dan cairan vagina. Beberapa cara penularan umumnya antara lain:

Kontak seksual. Misalnya berganti-ganti pasangan dan berhubungan seks tanpa alat pengaman.
Berbagi jarum suntik. Misalnya menggunakan alat suntik yang sudah terkontaminasi darah penderita hepatitis B.
Kontak dengan jarum suntik secara tidak disengaja. Misalnya petugas kesehatan (paramedis) yang sering berurusan dengan darah manusia.
Ibu dan bayi. Ibu yang sedang hamil dapat menularkan penyakit ini pada bayinya saat persalinan.

Gejala-Gejala Hepatitis

Gangguan hati pada umumnya tidak terlihat jelas pada penderitanya kecuali jika kondisinya sudah sangat parah. Ini terjadi karena organ hati diciptakan dengan sangat mengagumkan, dimana sel hati dapat beregenerasi dengan cepat.

Namun kami menyediakan informasi yang sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengenali beberapa gejala umum yang dialami pengidap hepatitis. Berikut ini beberapa gejala yang umum ditemui pada penderita peradangan hati:

  • Warna kekuningan pada kulit atau putih mata.
  • Air seni berwarna kecoklatan seperti teh.
  • Berat badan berkurang drastis.
  • Kurang nafsu makan.
  • Diare.
  • Warna tinja pucat.
  • Cepat lelah.
  • Kadar gula rendah.
  • Nyeri perut bagian atas.
  • Demam meriang.
  • Libido menurun.

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

1. Gejala Hepatitis B

Secara khusus tanda dan gejala terserangnya Hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita Hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

Penanganan dan Terapi Hepatitis B
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara terapi untuk Hepatitis B, yaitu terapi dengan  telan (oral) dan secara injeksi. bisa juga dengan herbal alami s lutena.

Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berperilaku seks kurang baik (ganti-ganti pasangan/homoseksual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker hati. Sejumlah 85% dari kasus infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

Hepatitis D

Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik, yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.

Hepatitis E

Gejala mirip Hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit yang akan sembuh sendiri (self-limited), keculai bila terjadi pada kehamilan, khususnya trimester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui air yang terkontaminasi feces.

Apa itu S Lutena ?

s lutena [ super lutein ] adalah suplemen gizi yang sangat kaya dengan jumlah karotenoid [ B-karoten ] dengan manfaat yang sebanding seperti makan sayuran berwarna merah,kuning,orange dan hijau gelap.

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

S LUTENA juga sangat aman dalam terapi pemulihan kesehatan pasien dari berbagai jenis kanker lainnya, Tumor, Darah Tinggi, Migrain, Typus, Insomnia, Impotensi, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Gagal Ginjal, Hepatitis, dsb

Sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.Super Lutein bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk terapi penyakit. Super Lutein berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. Super Lutein juga berfungsi

Manfaat { S LUTENA } Superlutein Secara Umum adalah :

Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Selengkapnya Mengenai S Lutena Suplemen Harian untuk Hepatitis Silahkan Hubungi Kami Di Website Berikut !!!

Cara Order / Pemesanan silahkan hubungi kami ;

S Lutena Untuk Hepatitis Tanpa Efek Samping

You may also like...

%d bloggers like this: